Thursday, July 20, 2017

Perpanjangan SIM di Polres Bogor

Bagi yang berencana memperpanjang SIM di Polres Bogor (Kedung Halang), berikut ini saya bagikan langkah-langkah yang perlu Anda tempuh berdasarkan pengalaman saya memperpanjang SIM pada awal Juli 2017. 

1)  Jam pelayanan perpanjangan SIM di Polres Bogor dimulai jam 8 pagi. Berdasarkan papan pengumuman yang ada di lokasi, pendaftaran terakhir untuk perpanjangan SIM tiap harinya adalah jam 2 siang. Sedangkan untuk pembuatan SIM baru, pendaftaran terakhir jam 12 siang. Saran saya, datanglah sekitar jam 7.30 pagi. Ingatlah untuk membawa sebuah pena bertinta hitam. Ini akan sangat menolong Anda.
2)  Hal pertama yang perlu Anda lakukan setibanya di Polres adalah cek kesehatan. Ini perlu Anda lakukan di dokter yang telah ditunjuk oleh Polres. Jika Anda datang dari arah Bogor kota, maka di sebelah kiri persis sebelum Polres Bogor ada sebuah jalan kecil. Masuklah ke sana. Lokasi dokternya ada di sebelah kiri, kira-kira 25 meter dari jalan raya. Ikutilah antrian yang ada. Setelah tes kesehatan (hanya pengukuran tekanan darah, tidak sampai 3 menit), petugas akan bilang bahwa Anda perlu membayar Rp. 60.000,- (Rp. 30.000 untuk tes kesehatan dan Rp. 30.000,- untuk asuransi keselamatan pengendara bermotor). Saya bilang ke petugas saya tidak mau mengambil asuransinya (sifatnya tidak wajib). Jadi, saya hanya membayar Rp. 30.000,- untuk tes kesehatan. Petugas akan memberikan bukti pembayaran tes kesehatan.
Tarif Pembuatan SIM di papan pengumuman Polres Bogor
3)  Setelah tes kesehatan, langkah berikutnya adalah masuk ke bagian pembuatan SIM. Dari arah masuk Polres, letaknya di belakang sebelah kiri. Masuklah ke sana. Di sebelah kiri Anda akan melihat loket-loket dengan angka 1, 2, 3, dan 4. Tepat di depan Anda akan ada banyak tempat duduk panjang untuk tempat menunggu. Carilah loket BRI. Letaknya agak di belakang, di sebelah kiri. Untuk perpanjangan SIM C yang hendak saya lakukan, biayanya Rp. 75.000,-. Petugas akan memberikan bukti pembayaran.
4)  Bawalah bukti pembayaran dari BRI ke loket 1 dan serahkanlah ke petugas. Petugas akan menyuruh Anda menunggu sampai nama Anda dipanggil. Sabar-sabarlah. Anda bisa menunggu hingga 1 jam. Tips dari saya, perhatikan dan ingatlah wajah orang-orang yang menyerahkan bukti pembayaran ke loket 1 lebih belakangan dari Anda. Seandainya ada orang yang menyerahkan lebih belakangan dari Anda tapi dipanggil lebih dulu, temuilah petugas dan tanyakan kenapa orang yang belakangan tersebut dipanggil duluan. Waktu saya mengantri, ini cukup banyak terjadi. Ketika nama Anda dipanggil, petugas akan memberikan Anda formulir yang perlu Anda isi. Anda bisa mengisinya di ruang untuk mengisi formulir. Letaknya ada di sebelah kanan di bagian belakang.
5)  Isilah formulir yang diberikan oleh petugas dengan seteliti dan secepat mungkin. Kecepatan Anda menyelesaikan formulir akan menentukan nomor urut Anda untuk difoto. Semakin cepat Anda megisi formulir, semakin kecil nomor yang Anda akan dapatkan. Pastikan semua halaman formulirnya sudah Anda isi sebelum Anda menyerahkannya kembali ke petugas di loket 2. Dan pastikan juga Anda telah menandatanganinya. Jika formulir Anda tidak lengkap atau lupa ditandatangani, petugas akan mengembalikannya untuk Anda lengkapi. Artinya, proses pembuatan SIM Anda akan tertunda semakin lama.
6)  Setelah Anda menyerahkan formulir yang telah lengkap ke petugas di loket 2, tunggulah lagi sampai nama Anda dipanggil kembali. Sabar-sabarlah lagi. Di tahap ini, Anda lagi-lagi bisa menunggu hingga 1 jam. Tips saya sama seperti poin nomor 4 di atas. Perhatikan dan ingatlah wajah orang-orang yang mengumpulkan formulir lebih belakangan dari Anda. Ketika nama Anda dipanggil, datanglah ke loket 3. Anda akan mendapatkan nomor urut untuk pengambilan foto.
7)  Tunggulah sampai nomor urut Anda dipanggil melalui pengeras suara. Petugas akan memanggil 10 nomor urut per panggilan. Sebelum memfoto, petugas akan merekam sidik jari Anda. Lalu, smiiiiile! Ini adalah proses terakhir sebelum Anda menerima SIM Anda.
Dompet SIM seharga Rp. 15.000,-
8)  Tunggulah sebentar. Kali ini Anda hanya akan menunggu sebentar. Saya menunggu sekitar 5 menit saja. Nama Anda akan dipanggil untuk datang ke loket 4. Anda perlu menandatatangi buku bukti serah terima SIM. Petugas akan meminta Anda untuk membayar Rp. 15.000,- untuk sebuah dompet SIM. Waktu itu saya membayar saja karena ingin tahu juga kualitas dompet tersebut. Kualitasnya ya seadanya saja. Jika Anda tak menginginkannya, bilang saja ke petugas Anda tak menginginkan dompet SIM tersebut.
9)  Selesai! Saran saya, hindarilah memperpanjang SIM di Polres Bogor karena prosesnya bertele-tele dan sangat lama. Perpanjanglah SIM Anda di layanan SIM keliling. Artinya, Anda perlu memerhatikan kapan SIM Anda kadaluarsa. Anda bisa memperpanjang SIM Anda sejak 6 bulan sebelum tanggal kadaluarsanya. Anda dapat menemukan jadwal dan lokasi pelayanan SIM Keliling di harian Radar Bogor. Saya pernah dua kali memperpanjang SIM di layanan SIM Keliling. Prosesnya jauh lebih singkat dibandingkan di Polres Bogor. 

Semoga bermanfaat!

No comments: